3 Penyebab utama air minum terasa pahit

9 Desember 2012

Siapapun orangnya yang memiliki usaha air isi ulang pastilah menginginkan hasil produksinya enak dan segar. Tetapi seringkali ada masalah yang timbul yang pemilik depot kebingungan mencari penyebab dan solusinya.

Nah, kali ini saya akan membahas 3 (tiga) penyebab utama yang menyebabkan produksi air minum isi ulang terasa pahit. Lagi lagi dan seperti biasanya, tulisan saya ini berdasarkan pengalaman saya :

1. Air minum pahit akibat pH air rendah
Inilah penyebab terbesarnya ! Meskipun saya belum pernah melakukan pengumpulan statistik tetapi dari pengalaman saya dan dari jasa konsultasi orang yang menelpon ke saya, banyak penelepon yang curhat dan menanyakan kenapa air minumnya terasa pahit ?. Setelah saya anjurkan untuk test pH ternyata pH airnya rendah.

- Apa itu pH ?

pH adalah tingkat keasaman suatu cairan yang diukur dari skala 0 - 14. Berdasarkan peraturan menteri kesehatan, untuk air minum standar pH nya adalah antara 6,5 - 8,5. Standar pH air yang ideal adalah 7,0. Artinya jika pH air minum antara 6,5 - 8,5 maka airnya tidak terasa pahit.

Berikut skala rasa pahit (versi saya sendiri Smile )

- pH air 6,5 - 8,5 rasa air netral / tidak berasa pahit
- pH air 6,0 - 6,4 rasa air agak pahit
- pH air 4,0 - 5,0 rasa air pahit
- pH air 4,0 kebawah rasa air sangat pahit

- Bagaimana cara mengetahui pH air minum ?

Untuk pengecekan sendiri bisa menggunakan pH meter kertas lakmus ataupun pH meter digital. Atau bisa juga membawanya ke dinas laboratorium setempat.

- Oke, bagaimana setelah saya test menggunakan pH meter ternyata pH air saya rendah, dibawah skala 6,5. Bagaimana cara menaikkan pH air saya ?

Banyak pilihan cara untuk menaikkan pH air minum :

Soda ash (bahan kimia) Dimasukkan ke air baku
Berbahaya ? Tidak juga... Sepanjang sesuai takaran dan tidak over dosis soda ash tidak berbahaya. Sejak dulu soda ash biasa digunakan untuk menaikkan pH air. Tetapi jika anda tidak sepaham dengan saya ya sebaiknya jangan gunakan soda ash

Kapur gamping Dimasukkan ke air baku
Sebaiknya jangan gunakan kapur gamping yang sudah dihancurkan (lembut) seperti yang banyak dijual di pasar ataupun toko bangunan karena begitu dimasukkan ke dalam air baku maka air baku seketika berubah warna menjadi putih susu. Lebih bagus yang masih berupa bongkahan batu gunung yang diletakkan di dasar tangki penampungan air baku. Tetapi sayangnya sulit mencari kapur gamping yang masih berbentuk bongkahan, terlebih di kota kota besar.

Selain soda ash dan kapur gamping, untuk menaikkan pH air bisa menggunakan corrosex, pH alkaline, dll.

Karena ini sangat bersifat tehnis dan masing masing depot air isi ulang memiliki alur penyaringan yang berbeda beda, soal takaran / cara pemakaian / cara pemasangan sebaiknya anda hubungi agen yang merakit depot air isi ulang anda. Saya khawatir jika saya tuliskan disini justru akan terjadi pemakaian yang serampangan alias main pukul rata...

Untuk anda ketahui, solusi yang saya jelaskan diatas memerlukan biaya dan perawatan yang terus menerus. Jika pemberian soda ash, kapur gamping, corrosex, pH alkaline, dll dihentikan maka pH air akan kembali turun. Ahh ribettt...

Mau tidak ribet ?

Ganti air baku anda dengan air yang memang telah memiliki pH standar !!! Jika anda menggunakan air sumur bor ganti dengan air PAM ataupun membeli air tangki pegunungan.

Oke, melanjutkan bahasan di atas...

Bagaimana jika anda telah mengetes air dan pH airnya ternyata standar (antara 6,5 - 8,5) tetapi rasa airnya pahit. Kira kira apa penyebabnya ? Berikut ini lanjutannya :

2. Air minum pahit akibat penggunaan cartridge karbon block yang terlalu banyak

Cartridge karbon block sangat baik digunakan untuk penyaringan air karena berfungsi untuk menyerap bau dan menjernihkan air. Tetapi penggunaan karbon block yang terlalu banyak justru akan menyebabkan air berasa pahit walaupun pH air standar (antara 6,5 - 8,5)

Anjuran saya sebaiknya dalam 1 depot air isi ulang penggunaan karbon block maksimum 2 buah saja.

3. Air minum pahit akibat karbon aktif granular yang masih baru

Karbon aktif granular penempatannya adalah didalam tabung filter air. Biasanya jika masih baru dan proses pembersihannya (backwash) kurang lama maka airnya agak pahit walaupun pH airnya standar.

Tetapi biasanya dalam 1 - 3 hari rasa pahit akan berangsur angsur hilang.

Catatan Penting !!!
Orang terkadang menghubungkan antara TDS air dengan pH air. Saya tekankan disini bahwa tidak ada hubungan antara TDS dan pH air dan itu adalah 2 hal yang berbeda. Berapapun TDS nya maka TIDAK ADA HUBUNGANNYA dengan tingkat pH air nya. Jangan mengetes pH air menggunakan TDS Meter. Untuk mengetes pH air gunakanlah pH meter.





Baca juga
9 September 2016
Pemasangan Depot Air Isi Ulang di Gang PLN Kota Balikpapan
Pemasangan depot air minum isi ulang di jalan MT Haryono, Gang PLN, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

28 Agustus 2016
Pemasangan Depot Air Isi Ulang di Muara Badak Kutai Kartanegara
Kegiatan pemasangan depot air minum isi ulang di desa Badak Baru, kecamatan Muara Badak, kapupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur

20 Agustus 2016
Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang di Jalan Patriot Balikpapan
Kegiatan pemasangan air isi ulang di jalan patriot, gunung pipa kota balikpapan, kalimantan timur

18 Agustus 2016
Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang di Manggar Balikpapan
Pemasangan depot air minum isi ulang di manggar baru kota Balikpapan

Pembayaran

Customer Services

  •  081350047073
  •  081350636999
  •  081350047073

Tentang Kami

CV. ZAMZAM
Jl. Wonosari RT 24 N0. 15
Balikpapan (Kalimantan Timur)