News

Dampak pencemaran air bagi manusia dan lingkungan

4 September 2009

Pencemaran air terjadi sejak lama dan telah kita ketahui bersama, baik di laut, sungai, danau bahkan parit di depan rumah kita. Air yang berwarna kecoklatan bahkan hitam seolah sudah menjadi pemandangan yang biasa dan dapat kita lihat sehari hari.

Mari kita bahas penyebab, dampak dan cara penanggulangan pencemaran air tsb.

Pencemaran air disebabkan oleh aktifitas manusia sehari hari yang dapat mengakibatkan adanya perubahan pada kualitas air tsb. Pencemaran air ini terjadi di sungai, lautan, danau dan air bawah tanah.

Tingkat pencemaran yang terberat adalah akibat limbah industri yang dibuang ke sungai dan juga tumpahan minyak dilautan. Pencemaran di sungai dan dilautan ini telah menyebabkan ekosistem dan habitat air menjadi rusak bahkan mati. Untuk sungai, pembuangan limbah industri / pabrik telah merusak habitat sungai sepanjang puluhan kilometer.

Limbah industri ini mengandung logam berat, toksin organik, minyak dan zat lainnya yang memiliki efek termal dan juga dapat mengurangi kandungan oksigen dalam air. Limbah berbahaya ini selain menyebabkan kerusakan bahkan matinya habitat sungai, juga mengakibatkan timbulnya masalah kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang sungai yang menggunakan air sungai tsb untuk keperluan MCK (Mandi, Cuci dan Kakus).

Tidak hanya sepanjang aliran sungai, resapan bahan kimia juga mencemari air bawah tanah sepanjang belasan bahkan puluhan meter dari sungai tsb. Pengeboran air bawah tanah yang dilakukan penduduk di dekat aliran sungai sering kali mendapatkan air bawah tanah yang keruh kehitaman, berbau bahkan berlendir.Dan bila dipaksakan untuk keperluan MCK akan mengakibatkan penyakit dan gatal gatal pada kulit.

Selain limbah industri, limbah rumah tangga juga memiliki peranan yang besar dalam pencemaran air. Limbah rumah tangga ini terbagi menjadi 2 golongan, yakni limbah organik dan anorganik. Limbah organik adalah limbah yang dapat diuraikan oleh bakteri seperti sisa sayuran, buah dan daun daunan. Sementara limbah anorganik tidak dapat diurai oleh bakteri seperti bekas kaca, karet, plastik, logam, kain, kayu, kulit, dll.

Untuk pertanian, penggunaan pupuk dan pestisida yang berlebihan juga dapat mencemari air di lingkungan sekitarnya. Limbah pupuk mengandung fosfat yang dapat merangsang pertumbuhan gulma air seperti ganggang dan enceng gondok. Pertumbuhan gulma air yang tidak terkendali ini dapat menimbulkan dampak seperti yang diakibatkan oleh pencemaran air dan deterjen.

Limbah pestisida memiliki aktifitas jangka waktu yang lama dan ketika terbawa aliran air keluar dari areal pertanian, dapat mematikan hewan yang bukan sasaran seperti ikan, udang dan hewan air lainnya. Pestisida mempunyai sifat relatif tidak larut dalam air. Tetapi relatif mudah larut dan konsentrasinya cenderung meningkat dalam lemak dan sel sel tubuh mahluk hidup yang disebut Biological Amplification, sehingga apabila masuk ke dalam mata rantai makanan konsentrasinya makin tinggi dan tertinggi adalah konsumen puncak. Contohnya ketika dalam tubuh ikan kadarnya 6 ppm, di dalam tubuh burung pemakan ikan kadarnya meningkat menjadi 100 ppm dan akan meningkat terus sampai konsumen puncak (www.e-dukasi.net)

Upaya yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak pencemaran air adalah :
1. Hindari membuang sampah ke dalam sungai / parit. Jika perlu manfaatkan limbah anorganik untuk bisnis home industry
2. Untuk limbah Laundry, gunakan teknologi penyaringan air Grey Water
(silahkan cari metodenya di Google dengan kata kunci "grey water")
3. Membuat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk industri dan pabrik
4. Untuk rumah tangga, jika terpaksa menggunakan air sungai untuk keperluan MCK, air sungai sebaiknya disaring terlebih dahulu. Jika perlu gunakan tawas, kapur dan kaporit dengan takaran per 1000 Liter air :
- 5 sendok makan tawas
- 5 sendok makan kapur
- 1 sendok makan kaporit

Tindakan untuk mencegah kerusakan yang lebih parah akibat pencemaran air seharusnya dilakukan sejak dini, demi masa depan yang lebih baik.






Baca juga
  » 21 September 2014
Manfaat air minum RO berdasarkan pengakuan pengguna
Perubahan apa yang mereka rasakan...?

  » 5 September 2014
Cara membersihkan / back wash tabung filter air yang benar
Agar hasil pembersihannya maksimal...

  » 2 Juli 2013
Katagori baru: Cartridge Extra Energy
Toko Online semakin lengkap..!

  » 27 Juni 2013
Penyesuaian harga per 1 Juli 2013
Akibat kenaikan BBM...

  » 25 Juni 2013
Cara menghilangkan gelembung udara dalam air minum
Penyebab air tiba tiba tampak keruh...

  » 9 Desember 2012
3 Penyebab utama air minum terasa pahit
Produksi air minum isi ulang anda terasa pahit ? Baca ini...

  » 23 November 2012
Manfaat minum air putih bagi kesehatan
Tahukah anda..?

  » 24 April 2012
Pentingnya membuang air 1 galon pada pagi hari
Buang air 1 galon sebelum melayani pembeli

  » 7 Maret 2012
Cara memasang segel galon pada galon air minum
Informasi khusus pemula...

  » 17 Desember 2011
Kertas Lakmus - Alat ukur pH air yang murah dan akurat
Mudah digunakan...

  » 2 Oktober 2011
Alamat Laboratorium pengujian air minum / air bersih
Alamat Laboratorium di berbagai kota

  » 23 Mei 2011
Omset depot air isi ulang anda menurun ? Mungkin ini penyebabnya
Cek dan Ricek...

  » 19 Januari 2011
Penyaring air Unilever - Penjernih air Unilever - Pureit
Review Penyaring air Unilever merk Pureit...

  » 9 Oktober 2010
Syarat air minum sehat
Apa saja syaratnya ?

  » 18 September 2010
Special Thanks
Ucapan terima kasih

  » 13 September 2010
Cara membersihkan galon yang berlumut
Caranya gampang...

  » 18 Agustus 2010
Bisnis apa yang paling menguntungkan dan dapat uang cash ?
Bisnis air minum !

  » 10 Agustus 2010
Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan
Semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT

  » 11 Juli 2010
Malaysia berencana bangun pabrik AMDK di Surakarta
Bidik pasar dalam negeri...

  » 21 April 2010
Cara pasang/Install mesin Reverse Osmosis (RO) rumah tangga
Video Install mesin RO